Awas Nabi Tiruan!

Renungan No Comments »

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan” (Markus 13:22).

Di Amerika Serikat, diperkirakan ada kurang lebih 10.000 dokter gadungan yang membeli ijazah dokter dengan harga $1,5 juta. Claude Pepper, seorang dari partai Demokrat – Florida, berkata bahwa banyak warga Amerika Serikat yang mungkin menerima pengobatan yang salah dari dokter gadungan tersebut. Salah satunya, Pedro DeMesones, sekarang sedang menjalani 3 tahun hukuman penjara karena? etahuan berpraktek sebagai dokter gadungan. Menurut pengakuannya, selama 3 tahun “praktek” itu ia telah memberikan resep palsu kepada 100 pasien.?

Di Indonesia, di sebuah surat kabar beberapa tahun yang lalu pernah diberitakan bahwa ada seorang dokter gadungan berkeliling mencari pasien di daerah Situbondo, Jawa Timur. Ulah dokter gadungan yang hanya lulusan SD ini telah meresahkan warga sekitar Arjasa, menyusul aktivitasnya yang selalu mengaku sebagai seorang dokter. Bahkan, dia nekat melakukan pengobatan medis kepada masyarakat.

Konon, hanya berbekal gunting dan silet dia berani melakukan operasi bedah kepada pasien. Akibatnya, beberapa pasien yang ditanganinya menderita infeksi. Dan tidak sedikit yang akhirnya meninggal dunia. Sementara itu, untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa dirinya benar-benar disebut sebagai dokter, saat mendatangi pasien dokter gadungan itu tak segan-segan mengenakan pakaian putih layaknya seorang dokter.

Biasanya dia mengendarai sepeda motor plat merah bertuliskan “Dinkes” (Dinas Kesehatan). “Bahkan di rumahnya juga disediakan rawat inap bagi pasien. Untuk lebih meyakinkan, isterinya dijadikan asisten pribadinya,” ujar warga sekitar. Saudara, sebagaimana bermunculan banyak dokter gadungan, sekarang sudah ada Kristus dan nabi gadungan. Sepak terjang mereka semakin lama semakin canggih dan membahayakan.

Mereka akan menarik orang sebanyak-banyaknya untuk menjadi pengikutnya. Mereka mempunyai satu tujuan, memisahkan manusia sejauh-jauhnya dengan Allah yang benar di dalam Kristus. Sekilas, tidak dapat dibedakan antara Kristus atau nabi yang asli dan yang palsu. Khotbah mereka begitu bagus. Penampilan mereka begitu meyakinkan. Perbuatan mereka begitu mulia. Bahkan mereka juga melakukan mukjizat! Namun perlahan-lahan mereka akan membuat pengikutnya menyepelekan Kristus.

Waspadalah, setiap doktrin yang mengecilkan posisi Kristus dalam ketritunggalan Allah. Bisa jadi mereka adalah pelayan-pelayan Tuhan gadungan.? Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya kita waspada. Jangan mudah masuk sebuah persekutuan atau gereja yang tidak jelas identitasnya, apalagi mendengarkan doktrin-doktrin yang belum pernah didengar selama ini. Pakailah Alkitab sebagai filter dan tanyakan kepada pendeta Anda mengenai doktrin tersebut.

Renungan: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Bila Tuhan memberikan peringatan akan datangnya Mesias dan nabi palsu, berarti ini adalah perkara serius. Jadikan Alkitab sebagai bacaan utama dalam hidup Anda supaya Anda mempunyai kepekaan untuk membedakan manakah ajaran yang palsu dan manakah yang asli.

Firman Tuhan adalah alat uji yang ampuh untuk mengetahui yang palsu dan yang asli.

Tipu Muslihat

Renungan No Comments »

“Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap dan membunuh Yesus dengan tipu muslihat” (Markus 14:1).

Suatu saat Norman “Kid” Mc Coy, seorang juara tinju dunia kelas welter pada tahun 1896, melawan petinju yang ia ketahui seorang tuna rungu (tuli). Mengetahui hal ini McCoy tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengambil keuntungan. Mendekati berakhirnya ronde ketiga, McCoy tiba-tiba mundur ke belakang dan memberi isyarat kepada lawannya bahwa ronde ketiga telah berakhir.

Oh, terima kasih, “kata lawan McCoy, “Anda sangat baik.” Sebenarnya bel masih belum berbunyi. Begitu lawannya menurunkan tangannya, McCoy segera memukulnya dan meng-KO dia!

Sah-sah saja kemenangan McCoy, tetapi ia meraih kemenangan dengan mengambil keuntungan dari kecacatan lawannya. McCoy menang dengan tipu muslihat.

Saudara, Alkitab menyatakan bahwa imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat penuh dengan tipu muslihat. Apa sebenarnya tipu muslihat itu?

Dolos yang diterjemahkan tipu muslihat dapat berarti menipu, akal bulus, atau kebohongan. Arti utamanya adalah sebuah pancing (a bait). Anda pernah memancing? Apa yang Anda taruh di kail Anda itu merupakan umpan supaya ikan menggigit dan akhirnya Anda akan menarik ikannya.

Salah satu ciri manusia duniawi adalah penuh dengan tipu muslihat (Rm. 1:29). Petrus memberi nasihat, “Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah” (1 Pet. 2:1).

Secara sederhana, tipu muslihat dapat dijabarkan: memperdayai orang lain untuk meraih keuntungan. Prinsip ini dipegang oleh manusia duniawi agar mereka dapat meraih apa saja yang mereka inginkan meskipun harus mengorbankan orang lain. Orang seperti ini pasti tidak memiliki kasih. Apa yang ada dibenaknya hanyalah mencari keuntungan bagi diri sendiri.

Sekarang lagi musim di kalangan anak Tuhan mencari mitra bisnis dari kalangan Anak Tuhan sendiri. Mereka pikir semua anak-anak Tuhan adalah domba yang lembut, eh kenyataannya mereka adalah serigala-serigala buas yang berbulu domba. Jutaan bahkan milyaran rupiah melayang begitu saja. Karena itu waspadalah dalam mencari mitra bisnis.

Saudara, jauhkan rencana Anda untuk melakukan tipu muslihat. Buang semua kotoran ini dari hati Anda. Kalau tidak, Allah akan datang untuk menghakimi Anda.

Renungan:

Jangan mencari keuntungan dengan cara merugikan orang lain. Anda akan dicap sebagai orang yang penuh dengan tipu muslihat. Boleh saja Anda merencanakan sesuatu untuk mengembangkan bisnis Anda atau apa saja, namun lakukan dengan hati yang tulus. Bila Anda penuh dengan tipu muslihat, Allah akan berbalik menjadi lawan Anda. Dalam kasih tidak ada tipu muslihat

Bersabar Sampai Kristus Datang

Renungan No Comments »

“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur” (Markus 13:35).

Seorang petani mempunyai anjing tua yang sangat ia sayangi. Suatu hari anjingnya hilang. Sampai beberapa hari anjingnya tidak kembali ke rumah. Meskipun demikian, si petani masih saja menyiapkan makanan segar bagi anjingnya itu setiap hari. Dengan penasaran tetangganya bertanya kepada si petani, mengapa ia masih menyiapkan makanan buat anjingnya yang hilang?

“Ia akan kembali,” kata si petani, “Sebab ia tahu bahwa aku sedang menunggu untuknya. Dan bila ia datang kemari, aku ingin supaya ia tahu bahwa aku menyambutnya dengan baik.”

Saudara, seperti petani ini yang dengan setia menanti anjingnya kembali, begitu juga penantian kita akan kedatangan Tuhan. Kita dituntut untuk bersabar menantikan kedatangan Tuhan. Kita tidak tahu kapan Ia datang. Hari ini, esok, lusa, tahun depan, atau kapan?? Yesus hanya memberikan nasihat supaya kita berjaga-jaga.

Masalah yang paling sering timbul dalam penantian ini adalah kebosanan. Kebosanan ini ibarat benalu yang melekat di dahan kesabaran. Dan kebosanan ini dapat menjadi penyakit yang mematikan bila tidak segera diatasi. Sebagai orang Kristen kita dituntut untuk hidup di dalam kekudusan, kebenaran, keadilan, dsb dalam penantian itu. Yang menjengkelkan, si iblis setiap hari mengiming-imingi kenikmatan duniawi. Satu hari, tak masalah. Dua, lima, sepuluh hari, masih kuatlah. Lalu bagaimana kalau godaannya terus-terusan dan cenderung meningkat? Akhirnya, banyak orang Kristen yang malas menjaga kekudusannya, lalu mereka memilih “mencicipi sejenak”, dengan anggapan setelah itu minta ampun.

Saudara, justru karena kedatangan Tuhan tak dapat diduga, kita harus setiap saat waspada. Jangan ikut-ikutan teman-teman Anda yang bergelimang di dalam dosa. Mungkin mereka mengejek dan mencibirkan bibirnya melihat Anda yang alim atau mengatakan bahwa Anda sudah ketinggalam zaman. Ini urusan Anda dengan Tuhan, jadi jangan ladeni ejekan mereka.

Yakobus berkata, “Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat” (Yak. 5:8)!

Bersabar memang tidak mudah dilakukan, tetapi dengan pertolongan Allah kita dapat melakukannya.

Renungan:

Sebenarnya, harta yang paling berharga yang kita miliki adalah nyawa kita. Sayang kalau nyawa ini dibiarkan terbakar dalam api neraka. Jadi, marilah kita waspada dan berjaga-jaga supaya kita kedapatan tak bercacat pada saat kedatangan-Nya. Ambillah sikap tegas untuk membuang hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah. “Kedatangan Tuhan masih lama” adalah konsep yang dikembangkan kerajaan kegelapan.

Orang-Orang Pilihan

Renungan No Comments »

“Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit” (Markus 13:27).

Orang-orang pilihan. Siapakah mereka? Konsep tentang umat pilihan kembali pada Abraham. Allah memilih keturunan Abraham ini sebagai umat pilihan-Nya. Allah memilih Israel sebagai bangsa pilihan-Nya. Melalui bangsa ini Allah merancang sebuah mahakarya untuk menurunkan Mesias supaya semua manusia dapat memperoleh keselamatan. Konsep pemilihan ini berlanjut sampai dalam Perjanjian Baru. Celakanya, banyak orang yang mengerti konsep ini hanya setengahnya saja. Jadi mereka enggan menanggapi panggilan Injil, karena mereka berdalih bahwa bila mereka tidak terpilih, apapun usaha yang akan dilakukannya tidaklah akan membawa mereka kepada keselamatan. ? ? ?

Kita harus mengerti kerinduan Allah, seperti yang tertulis dalam Alkitab, “Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” (1 Tim. 2:3, 4 – baca juga 2 Pet. 3:9). Allah MENGHENDAKI SEMUA MANUSIA SELAMAT! Saya yakin bahwa Allah memilih kita karena kita menanggapi panggilan Allah. Alkitab juga berkata bahwa banyak manusia dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih (Mat. 22:14). Pemilihan Allah ini didasarkan pada ujian dan proses yang Allah izinkan terjadi dalam hidup manusia, supaya keluar suatu sisa yang bertahan yang tetap berpegang teguh pada firman Tuhan. Siapakah kelompok “sisa” atau kelompok pilihan ini? Biji yang jatuh di tanah yang subur (Mat. 13:23); 5 gadis bijaksana (Mat. 25:1-13); orang-orang yang berhasil masuk melewati pintu yang sesak (Luk. 13:24); dsb.

Bukan berarti kita mengabaikan anugerah keselamatan yang diberikan secara gratis kepada manusia oleh kematian Tuhan Yesus Kristus, namun keselamatan juga membutuhkan perjuangan untuk mempertahankannya. Bila tidak demikian Yesus tidak akan pernah memberikan syarat bagi para pengikut-Nya untuk memikul salib Tuhan (Luk. 9:23).

Godaan-godaan dunia di sekitar kita membuat perjalanan hidup kekristenan kita semakin penuh dengan tantangan. Tetapi, firman Tuhan berkata bahwa siapa yang bertahan, mereka akan memperoleh hidup (Luk. 21:19).

Tanyakan hal ini kepada diri Anda sendiri, apakah Anda termasuk orang-orang pilihan Allah? Bila Anda tidak sungguh-sungguh menjadi murid Tuhan dan masih ragu-ragu untuk memikul salib Tuhan, berarti peluang Anda untuk menjadi umat pilihan Tuhan amatlah kecil dan mungkin tidak ada sama sekali!

Renungan:

Pada akhir zaman nanti, malaikat Tuhan akan mengumpulkan semua umat pilihan Allah supaya mereka mendapat bagian yang tidak dapat binasa. Selama kita hidup di bumi ini marilah kita bertahan dan tetaplah setia mengiring Tuhan, meskipun berbagai pencobaan datang melanda.

Orang-orang pilihan adalah orang-orang yang berani memikul salib dan menyangkal diri.

Relevansi Kasih Dalam Kehidupan

Renungan No Comments »

Dunia telah mengalami kekeringan akan kasih; sehingga pada waktu dimunculkan hari Valentine, maka ditangkaplah “kasih” itu. Walaupun demikian Iblis menungganginya lagi dengan berbagai cara, sehingga “kasih” yang sebenarnya merupakan kebutuhan bagi dunia ini menjadi salah. Sebetulnya dari atribut-atribut “valentine” sendiri, seperti cupid, merupakan lambang-lambang dari dewa-dewa, yaitu penyembahan berhala. Oleh sebab itu, kita sebagai anak-anak Allah biarlah kita menyatakan “kasih yang murni” yaitu kasih yang dari Tuhan. Alkitab menyatakan bahwa kita mengasihi karena Allah terlebih dahulu mengasihi kita. Kalau kita tidak dapat mengasihi yang kelihatan, apa lagi yang tidak kelihatan; dalam arti kata bahwa kita tidak dapat mengasihi Allah, jikalau kita mengasihi sesama manusia saja tidak bisa.

Ada seorang filosofi dunia yang berkata bahwa “seseorang tidak dapat mengasihi saudaranya dikarenakan mereka tidak dapat mengasihi diri sendiri.” Ini merupakan pendapat yang tidak tepat, karena orang sangat mengasihi dirinya sendiri, tentunya dia akan membenci orang lain. Jadi yang benar adalah “Orang tidak bisa mengasihi saudara atau sesamanya, karena mereka tidak mengasihi Allah.” Dan perlu diketahui bahwa kasih Allah memotifasi seseorang untuk dapat mengasihi orang lain.

Ada beberapa hal penting mengenai kasih yang harus kita pahami, tentunya ditinjau dari sisi iman Kristen Kasih itu adalah perintah yang harus ditaati.

Lukas 10:27 berkata, “Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Kasih adalah pilihan yang harus kita ambil.

Wahyu 2:4 berkata, “Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.” Bukan kasih yang meninggalkan mereka, tetapi merekalah yang meninggalkan kasih itu. Kasih itu tidak akan pernah hilang, dan jikalau kasih itu tidak ada dalam kehidupan kita, itu berarti kita telah meninggalkan kasih itu.? ?

Kalau kita termotivasi untuk mengasihi Tuhan secara khusus, intim dengan Dia, senantiasa bercakap-cakap dengan Dia, berkorban, dan hal yang khusus lainnya, maka berkat Allah tercurah secara luar biasa dalam hidup kita. Selain itu, Tuhan akan memberikan pemulihan kepada kita seperti dalam Yoel 2:25, “Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu.” Ini diberikan kepada orang-orang yang mengasihi Tuhan secara khusus dan bukan untuk orang-orang pada umumnya. Selain itu kita akan diperlakukan Tuhan secara ajaib seperti dalam Yoel 2:26 “Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.”? Amin.

Copyright 2009 © Successful Bethany Families Sydney. All rights reserved.
| Sitemap
Entries RSS Comments RSS Log in