Ringkasan Kotbah Pdm. Denni Arli
Tanggal 26 October 2008
Ayat bacaan 2 Raja-raja 4: 1-7
Dari ayat bacaan tentang janda Obaja, ada empat hal yang dapat kita pelajari darinya.
1. Tuhan tahu persoalan dan kesulitan kita.
Dimana ada kesulitan dan persoalan, kita boleh percaya bahwa Tuhan selalu ada. Seperti kisah dari janda Obaja yang ketika sedang mengalami kesulitan mendapati bahwa Elisa sedang berada di desanya dan bersedia untuk membantu. Demikian pula Tuhan selalu ada di saat kita menghadapi kesulitan.
2. Jangan tinggalkan iman kita.
Janda Obaja tidak memiliki apapun kecuali minyak dalam buli-buli kecil. Pada masa itu minyak digunakan untuk membasuh ketika sudah meninggal (Amsal 24: 16). Ini melambangkan iman kita kepada Tuhan yang tidak boleh kita tinggalkan atau buang biarpun kita tidak lagi memiliki apapun juga. Tuhan sanggup untuk memberikan pengharapan dan berkat baru kepada kita. Milikilah senantiasa minyak urapan (pengharapan) kepada Tuhan.
3. Taruhlah pengharapan kepada Tuhan.
Janda Obaja tidak bertanya atau berdebat sedikit pun dengan Elisa ketika diperintahkan untuk meminjam tempayan atau buli-buli dari orang-orang di desanya. Tuhan mungkin mengijinkan kita untuk mengalami hal-hal yang tidak kita mengerti, tetapi tetaplah percaya bahwa penyertaan Tuhan itu sempurna. Karena itu marilah kita taruh pengharapan kita hanya pada Tuhan.
4. Selalu nantikan dan miliki hati yang rindu Tuhan.
Minyak dari buli-buli janda Obaja berhenti mengalir ketika tidak ada lagi tempayan yang tersisa. Seringkali inilah yang terjadi dalam kehidupan kita, berkat Tuhan berhenti karena hati kita yang tidak percaya. Karena itu marilah kita rajin dalam segala yang kita lakukan dan Tuhan akan membuatnya bertumbuh dan berkembang pada waktunya. Selama kita memiliki hati yang rindu akan Tuhan, maka berkat pertolongan Tuhan akan datang.
Tuhan memberkati.





Recent Comments