Jul 31
Lukas 8:1-3; Yoel 2:28, 29
“…… Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka” (Lukas 8:2, 3).
Pria dan wanita mempunyai peluang yang sama untuk dipakai Tuhan. Sangat disayangkan bila wanita tidak diberi kesempatan untuk melayani Tuhan. Dalam hal ini kita tidak bermaksud mempertajam mengenai doktrin tersebut, tetapi sesuai dengan firman Tuhan, Nabi Yoel menubuatkan, “Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan PEREMPUAN akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan PEREMPUAN akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu” (Yl. 2:28, 29). Pada akhir zaman ini para pria dan wanita akan sama-sama dipakai Tuhan.
Perjanjian Lama mencatat wanita-wanita yang dipakai Allah, seperti Debora, Ester, Rahab, dsb. Dan pada zaman modern ini kita mengenal nama-nama seperti: Aimme Semple McPherson, Kathryn Kuhlman, dsb. Mereka adalah wanita yang dipakai Tuhan. Dan pada zaman Yesus, orang yang memberikan dana bagi perjalanan Yesus berkeliling di Israel adalah para wanita. Jadi, wanita tidak dapat dihapuskan dari sejarah kekristenan.
Anda yang menjadi wanita tidak perlu minder dalam kedudukan Anda dalam pelayanan kepada Tuhan. Kalau toh gereja tidak memberikan kesempatan kepada Anda untuk “berkiprah” dalam berbagai aktivitas di gereja, Anda masih dapat “berkiprah” di tempat lain ? keluarga, tempat kerja, dsb ? dengan cara memberitakan firman Tuhan dan menunjukkan terang Anda kepada dunia. Bila Anda penuh dengan Roh Kudus dan hidup Anda penuh dengan buah-buah kebenaran, maka hidup Anda akan menjadi berkat bagi orang lain.
Para istri yang mempunyai suami pelayan Tuhan, topanglah dan kuatkanlah dia. Sebab Anda dipanggil Tuhan untuk menjadi penolong bagi suami. Bila suami Anda jatuh, maka Anda akan kena dampaknya juga. Jadi, bersatulah untuk melayani Tuhan bersama-sama.
Renungan:
Bila Anda adalah seorang wanita, bersyukurlah, sebab Allah akan memakai Anda sesuai dengan cara-Nya. Mintalah Tuhan memenuhi hidup Anda dengan Roh-Nya supaya di manapun Anda berada, nama Yesus akan dipermuliakan.
Pria dan wanita yang bersatu adalah kekuatan ampuh untuk menghancurkan kuasa kegelapan.
Jul 30
Ringkasan Kotbah Pdt. Agus Gunawan
27 Juli 2009
Ayat bacaan 1 Yohanes 5:4-5
Semua yang lahir dari Allah sanggup untuk mengalahkan dunia. Dan siapa yang lahir dari Allah, selain mereka yang mengaku bahwa Yesus adalah Anak Allah yang hidup dan yang sudah mati dan bangkit untuk menebus dosa kita. Alkitab tidak mengajarkan orang yang lahir dari dunia untuk mengalahkan dunia. Kehidupan dunia semakin hari semakin sulit dan penuh dengan bencana. Tetapi Tuhan berjanji bahwa jika kita percaya, maka kita akan menjadi orang-orang yang diberkati dan menang menaklukkan dunia ini bahkan menjadi lebih dari pemenang. Ada tiga kunci yang dapat memampukan kita untuk mengalahkan dunia:
1. Lahir dari Allah
Begitu kita menerima Yesus maka kita lahir dari benih yang dari Allah yang tidak tercemar oleh apapun. Dan karena benih kita dari Allah maka kita akan bertumbuh menjadi seperti Allah karena Roh Kudus ada dan tinggal dalam kita.
2. Mengambil Langkah Iman
Tuhan menuntut kita untuk memiliki iman untuk melakukan langkah pertama dan bukan iman yang besar seperti iman untuk membangkita orang mati atau memindahkan gunung. Iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati dan kosong. Iman yang kita miliki tidak sempurna, akan tetapi melalui perbuatan langkah pertama akan membuat iman kita menjadi sempurna dan iman itulah yang akan mengalahkan dunia. Tuhan mau kita melakukan bagian kita yang biasa, yaitu mengambil langkah pertama, dan Ia akan melakukan yang luar biasa.
3. Mempertahankan Hadirat Tuhan
Kita berasal dari Allah dan telah mengalahkan dunia. Roh Tuhan lebih besar dari dunia dan mampu mengalahkan dosa. Jika kita jatuh dalam dosa itu karena kita tidak mempertahankan hadirat Tuhan dan kita tidak mempertahankan benih Tuhan yang ada dalam kita. Lahir dari Tuhan membuat kita tidak bisa jatuh dalam dosa atau berbuat dosa selama kita mempertahankan hadirat Tuhan. Karena itu pastikan kemana pun kita pergi selalu ada hadirat dan urapan Tuhan bersama kita.
Tuhan memberkati
Jul 30
Lukas 8:22-25; Yesaya 55:6
“Dan ketika mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Sekonyong-konyong turunlah taufan ke danau, sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka berada dalam bahaya” (Lukas 8:23).
Ada dua alasan mengapa Yesus sampai tertidur di dalam perahu. Pertama, Yesus terlalu letih, atau kedua, Yesus tidak diajak bercakap-cakap oleh murid-murid-Nya, dengan kata lain Ia diacuhkan sehingga Ia mencari tempat di buritan dan tertidur. Kedua-duanya mungkin saja. Mari kita lihat dari sudut pandang rohani. Mungkinkah Yesus tertidur saat kita “acuhkan”? Dan kapan kita “mengacuhkan” Tuhan Yesus? Saat kita tidak mengajak-Nya bercakap-cakap. Saat kita terlalu sibuk dengan segala kegiatan kita, sehingga waktu doa sudah tidak ada lagi. Atau kita malas berdoa. Kita mengabaikan Tuhan dan kita menempatkan Dia di buritan, tempat yang tidak penting.
Perhatikan, Alkitab menyatakan bahwa badai datang setelah Yesus tertidur!
Begitu juga dalam hidup kita. Bila kita tidak ada komunikasi dengan Allah lagi, jangan heran bila badai datang. Jangan heran bila ada taufan yang tiba-tiba melanda perahu kehidupan kita. Yesus memperingatkan, “BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH, supaya kamu jangan JATUH ke dalam PENCOBAAN: roh memang penurut, tetapi daging lemah” (Mat. 26:41). Doa akan membawa kekebalan dalam menghadapi pencobaan. Mengapa? Sebab doa akan meningkatkan sensitivitas kita akan keadaan sekeliling. Doa juga akan meningkatkan kepekaan kita terhadap bahaya dari jebakan-jebakan yang dibuat oleh kuasa kegelapan. Saya tidak katakan bahwa dengan berdoa secara tekun akan melepaskan kita dari pencobaan dan masalah. Namun ada banyak pencobaan yang seharusnya dapat kita hindari, tetapi kita alami karena kita tidak mempunyai kepekaan itu. Ya, ada banyak pencobaan dalam hidup kita yang bukan menjadi kehendak Tuhan. Meskipun demikian Allah sanggup untuk menolong kita bila kita berseru kepada-Nya.
Buatlah agenda supaya Anda dapat meluangkan waktu untuk berdoa. Jangan tertipu oleh kesibukan sehingga Anda tidak dapat berdoa.
Renungan:
Anda kini mengerti arti doa? Janganlah izinkan Yesus “tertidur” dalam hidup kita. Ajak Dia bercakap-cakap setiap saat. Bila badai datang, jadikan Yesus sebagai pelindungmu.
Bila Yesus sampai “tertidur” itu karena kita tidak mengajak-Nya bercakap-cakap.
Jul 29
Lukas 8:16-21; Yesaya 60:1
“Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya” (Lukas 8:16).
Max Beerbhom (1872-1956) menulis sebuah cerita berjudul The Happy Hypocrite (Orang Munafik yang Bahagia). Seperti sebuah paradoks, bukan? Sebab selama ini yang kita ketahui bahwa tidak ada orang munafik yang berkenan kepada Tuhan. Itu benar, tetapi yang dimaksud oleh penulis cerita ini lain. Kisahnya sendiri adalah tentang seorang pria yang berwajah menakutkan dan jahat, padahal hatinya tidaklah demikian. Ia menghadapi dilema, sebab wanita yang dicintainya menolak cintanya, gara-gara wajahnya yang tidak terkesan sebagai orang alim.
Singkat cerita, untuk mewujudkan impiannya menyunting gadis pujaannya itu, ia diberi topeng wajah dengan kesan baik dan alim. Akhirnya wanita itu mau menikah dengannya tanpa mengetahui bahwa wajah suaminya itu bukanlah yang asli. Dan kenyataannya ia memang benar-benar seorang suami yang baik dan mencintai istrinya.
Suatu saat ? dalam suatu kerusuhan ? tiba-tiba seorang musuh melukai dan merusak topeng di wajahnya. Terlihatlah wajahnya yang asli! Istrinya baru sadar bahwa orang yang menjadi suaminya selama ini ? yang disangkanya jahat, sebab wajahnya mengesankan demikian ¬? adalah orang yang baik yang belum pernah ia jumpai sebelumnya dalam hidupnya.
Saudara, kesan baik di luar dan di dalam memang penting dalam pergaulan. Yang mencelakakan adalah kesan baik di luar, tetapi hatinya busuk! Setiap Minggu pergi ke gereja dengan menenteng Alkitab berukuran super jumbo, tetapi hari-hari lainnya berprofesi sebagai penipu. Atau bermulut manis, tetapi hatinya penuh dengan tipu daya. Orang seperti ini memang memakai topeng yang alim, tetapi untuk menutupi hatinya yang jahat itu.
Namun ada orang yang wajahnya buruk ? mungkin penuh luka, bopeng, dsb ? tetapi hatinya baik. Memang setiap orang yang mengenalnya akan berprasangka buruk, tetapi hatinya benar-benar tulus dan murni. Inilah yang penting: mempunyai hati yang tulus dan benar, tidak peduli apakah penampilan Anda berwajah jahat ataukah baik.
Renungan:
Jadilah terang! Janganlah Anda menutup wajah dengan topeng untuk mengelabui banyak orang. Tunjukkan terang Anda kepada semua orang supaya nama Allah kita dipermuliakan.
Apakah artinya wajah cantik dan ganteng bila hatinya busuk?
Jul 28
Lukas 8:4-15; Yesaya 5:1-4
“Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan” (Lukas 8:15).
Ada banyak faktor mengapa benih itu tidak bertumbuh dan menghasilkan buah, diantaranya : burung (iblis), pencobaan, kekhawatiran, kekayaan, dan kenikmatan hidup. Faktor-faktor ini merupakan penghambat dan sekaligus pembunuh kehidupan kita. Alkitab memang menyatakan bahwa iblis merupakan pembunuh manusia sejak awal (Yoh. 8:44). Dan Alkitab banyak menceritakan musuh yang amat licik dan membahayakan ini. Tetapi faktor lain yang tidak kalah bahayanya adalah pencobaan, kekhawatiran, kekayaan, dan kenikmatan hidup. Iblis memang dapat berada di balik semua kegagalan dan kekalahan kita, tetapi hati yang tidak dijaga menghadapi berbagai kekhawatiran, kekayaan, dan kenikmatan hidup dapat menjadi racun yang mematikan.
Saat ini kita tidak berbicara tentang iblis. Kita berbicara tentang faktor-faktor lain yang luput dari perhatian kita yang justru telah banyak menjatuhkan orang percaya.
Pencobaan ? ujian hidup ini biasa terjadi bagi semua umat manusia. Pencobaan dapat terjadi karena kita tidak dapat ngerem hawa nafsu kita, seperti firman Tuhan katakan, “Tetapi tiap-tiap orang DICOBAI oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya” (Yak. 1:14). Sebagai orang percaya kita wajib menguasai hawa nafsu supaya tidak liar dan tidak melakukan hal-hal yang memalukan. Kalau toh kita sudah ngerem hawa nafsu dan masih saja datang ujian hidup ? seperti Ayub ? bersyukurlah sebab Allah bermaksud menguji iman Anda supaya semakin cemerlang di hadapan-Nya.
Kekhawatiran ? secara khusus Tuhan mengajarkan agar kita tidak khawatir dengan masalah kehidupan kita (Mat. 6:25-34). Anda sebenarnya tidak perlu memohon sampai meneteskan darah untuk kebutuhan sehari-hari Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah bersyukur dan percaya bahwa janji-Nya pasti digenapi.
Kekayaan ? uang merupakan akar dari segala kejahatan (1 Tim. 6:10). Orang percaya yang hidupnya terfokus pada uang akan mudah jatuh, sebab hatinya tidak lagi dipenuhi dengan Kristus. Belajarlah untuk mencukupkan diri dengan pemberian Tuhan dalam hidup Anda.
Kenikmatan hidup ? kata “kenikmatan” sendiri dalam bahasa aslinya berarti “hawa nafsu”. Ini adalah jenis orang Kristen yang masih senang berkubang di dalam dosa. Mereka tidak peduli dengan pekerjaan Allah maupun pelayanan.
Renungan:
Tuhan selalu mencari buah dalam hidup kita. Sebab bila tidak ada buah, Allah akan menghakimi kita. Jadi pastikan bahwa tidak ada faktor-faktor penghambat atau faktor-faktor yang dapat mencelakakan hidup kita.
Recent Comments