Lukas 8:22-25; Yesaya 55:6
“Dan ketika mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Sekonyong-konyong turunlah taufan ke danau, sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka berada dalam bahaya” (Lukas 8:23).
Ada dua alasan mengapa Yesus sampai tertidur di dalam perahu. Pertama, Yesus terlalu letih, atau kedua, Yesus tidak diajak bercakap-cakap oleh murid-murid-Nya, dengan kata lain Ia diacuhkan sehingga Ia mencari tempat di buritan dan tertidur. Kedua-duanya mungkin saja. Mari kita lihat dari sudut pandang rohani. Mungkinkah Yesus tertidur saat kita “acuhkan”? Dan kapan kita “mengacuhkan” Tuhan Yesus? Saat kita tidak mengajak-Nya bercakap-cakap. Saat kita terlalu sibuk dengan segala kegiatan kita, sehingga waktu doa sudah tidak ada lagi. Atau kita malas berdoa. Kita mengabaikan Tuhan dan kita menempatkan Dia di buritan, tempat yang tidak penting.
Perhatikan, Alkitab menyatakan bahwa badai datang setelah Yesus tertidur!
Begitu juga dalam hidup kita. Bila kita tidak ada komunikasi dengan Allah lagi, jangan heran bila badai datang. Jangan heran bila ada taufan yang tiba-tiba melanda perahu kehidupan kita. Yesus memperingatkan, “BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH, supaya kamu jangan JATUH ke dalam PENCOBAAN: roh memang penurut, tetapi daging lemah” (Mat. 26:41). Doa akan membawa kekebalan dalam menghadapi pencobaan. Mengapa? Sebab doa akan meningkatkan sensitivitas kita akan keadaan sekeliling. Doa juga akan meningkatkan kepekaan kita terhadap bahaya dari jebakan-jebakan yang dibuat oleh kuasa kegelapan. Saya tidak katakan bahwa dengan berdoa secara tekun akan melepaskan kita dari pencobaan dan masalah. Namun ada banyak pencobaan yang seharusnya dapat kita hindari, tetapi kita alami karena kita tidak mempunyai kepekaan itu. Ya, ada banyak pencobaan dalam hidup kita yang bukan menjadi kehendak Tuhan. Meskipun demikian Allah sanggup untuk menolong kita bila kita berseru kepada-Nya.
Buatlah agenda supaya Anda dapat meluangkan waktu untuk berdoa. Jangan tertipu oleh kesibukan sehingga Anda tidak dapat berdoa.
Renungan:
Anda kini mengerti arti doa? Janganlah izinkan Yesus “tertidur” dalam hidup kita. Ajak Dia bercakap-cakap setiap saat. Bila badai datang, jadikan Yesus sebagai pelindungmu.
Bila Yesus sampai “tertidur” itu karena kita tidak mengajak-Nya bercakap-cakap.

