“Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.” Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti”” (Markus 8:20, 21)?
Sir Walter Raleigh selalu mengajukan permohonan kepada Ratu Elizabeth untuk kepentingan para narapidana. Suatu saat Ratu berkata kepadanya, “Sir Walter, kapan kau akan berhenti memohon kepadaku?” ? “Bila Sang Ratu berhenti menjadi pemberi,” jawab Walter.
Kapankah Allah akan berhenti menjadi pemberi? Apabila Anda tidak mau memohon kepada-Nya. Haleluya, selama kita meminta kepada-Nya, Ia tidak akan pernah berhenti untuk mengabulkan doa-doa kita.
Saudara, bila Allah berkata bahwa kita akan menerima apa saja yang kita minta kepada-Nya (Mrk. 11;24), berarti Dia memberikan jaminan akan jawaban doa-doa kita.
Kebenaran ini dibagikan kepada Anda bahwa Allah kita adalah Allah yang mencukupi segala keperluan kita. Firman Tuhan berkata, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus” (Fil. 4:19). Perkataan Rasul Paulus ini merupakan dasar bagi kita bahwa Dia tidak akan membiarkan kita kekurangan. Anda tidak perlu menderita sebagai pengemis, sebab Allah kita adalah Allah yang berlimpah-limpah dengan kasih karunia. Apa saja yang menjadi keperluan kita, Ia sanggup cukupkan.
Jangan menjadi seperti murid-murid Tuhan yang masih belum faham dengan perkara-perkara ilahi. Meskipun Tuhan telah melakukan mukjizat dengan menggadakan ikan dan roti, masih saja mereka mempersoalkan tentang roti. Tuhan Yesus sedih dengan kenyataan bahwa murid-murid-Nya masih belum mengerti bahwa Ia masih mampu melakukan mukjizat lagi.
Sekarang, apa yang mejadi kebutuhan Anda? Jangan berhenti menjadi pemohon selama Allah kita adalah Pemberi yang murah hati. Bila Anda merasa kekurangan, berserulah kepada Allah kita yang juga disebut dengan Jehova Jireh (Allah yang menyediakan). Sebutan Jehova Jireh dapat kita temukan dalam ayat, “Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan” [Jehova jireh]; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan” (Kej. 22:14).
Di tempat itu Allah menyediakan domba jantan sebagai ganti anaknya yang akan dikorbankan. Dari manakah Allah memperoleh domba jantan itu? Apakah Allah mengambil salah satu domba yang kebetulan sedang merumput di sekitar tempat itu? Tidak mungkin. Lagipula Allah tidak mau merugikan manusia. Ia pasti menurunkan domba itu dari surga. Ya, Allah menyediakannya sebagai ganti Ishak.
Bila kita tahu bahwa Allah kita adalah Allah yang menyediakan, berarti Ia juga sanggup menyediakan apa saja yang kita butuhkan.
Renungan:
Untuk masuk ke surga, Anda tidak perlu hidup dengan kekurangan. Kesucian bukan didapatkan karena kita kekurangan atau dalam masalah. Kita dikuduskan karena darah Anak Domba Allah. Jadi, nikmatilah semua berkat yang Allah telah sediakan buat Anda!
Bila Anda berhenti menjadi pemohon, maka Allah akan berhenti sebagai Pemberi.


iwan
1
saya iwan dari sukabumi agama islam seorang Sarjana Ekonomi 35thn,bisakah kristus memberikan jalan padaku…bnyak sekali hutang2….tapi gak satu pun yg menolong…..
iwan
1
saya sudah putus asa cari pinjaman ke mana2 ga ada yg peduli….ke ustad2 malah mesti bayar mahar utk mengikat rijki…apa di ajaran ini ada yg bagian menolong seperti itu…???mohon maaf lancang bertanya.