“Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati” (Kisah 2:46).
Demikian juga dengan gereja Tuhan. Tidak asing di telinga kita ada pertentangan antara gereja satu dengan gereja lain.
Dalam jemaat mula-mula ada kesehatian. Mereka tidak merasa paling baik dari yang lainnya. Mereka merasa senasib sepenanggungan. Apabila satu orang disakiti, mereka merasakan sakit bersama. Bila ada satu orang yang dianiaya, mereka merasa teraniaya bersama. Itulah sebabnya Tuhan mendengar doa mereka.
Orang yang paling kejam menganiaya jemaat pada saat itu adalah Saulus. Tetapi karena gereja yang bersatu menghasilkan kuasa, maka? Tuhan menangkap Saulus dan menjadikan ia pemberita kebenaran. Tentu kita pun rindu orang-orang yang menganiaya jemaat saat ini bertobat dan menerima Tuhan Yesus. Kita ingin orang-orang yang membakar gereja bertekuk lutut dan mengaku Yesus adalah Tuhan. Tetapi mengapa gereja seperti kehilangan kuasa? Sebab gereja Tuhan belum bersatu.
Renungan:
Kita sedang berperang melawan kerajaan Iblis. Untuk memenangkan peperangan ini kita harus bersatu seperti Musa, Harun dan Hur (Kel. 17:10). Ingat, musuh kita bukan kelas “ayam sayur”, meskipun Yesus telah mengalahkannya, tetapi tipuannya terbukti ampuh mengalahkan orang percaya. Bersatulah gereja Tuhan! Tanpa persatuan jangan berharap ada kemenangan.
Tags: orang-orang yang, dan dengan, gereja lainnya

