Lukas 8:4-15; Yesaya 5:1-4
“Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan” (Lukas 8:15).
Ada banyak faktor mengapa benih itu tidak bertumbuh dan menghasilkan buah, diantaranya : burung (iblis), pencobaan, kekhawatiran, kekayaan, dan kenikmatan hidup. Faktor-faktor ini merupakan penghambat dan sekaligus pembunuh kehidupan kita. Alkitab memang menyatakan bahwa iblis merupakan pembunuh manusia sejak awal (Yoh. 8:44). Dan Alkitab banyak menceritakan musuh yang amat licik dan membahayakan ini. Tetapi faktor lain yang tidak kalah bahayanya adalah pencobaan, kekhawatiran, kekayaan, dan kenikmatan hidup. Iblis memang dapat berada di balik semua kegagalan dan kekalahan kita, tetapi hati yang tidak dijaga menghadapi berbagai kekhawatiran, kekayaan, dan kenikmatan hidup dapat menjadi racun yang mematikan.
Saat ini kita tidak berbicara tentang iblis. Kita berbicara tentang faktor-faktor lain yang luput dari perhatian kita yang justru telah banyak menjatuhkan orang percaya.
Pencobaan ? ujian hidup ini biasa terjadi bagi semua umat manusia. Pencobaan dapat terjadi karena kita tidak dapat ngerem hawa nafsu kita, seperti firman Tuhan katakan, “Tetapi tiap-tiap orang DICOBAI oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya” (Yak. 1:14). Sebagai orang percaya kita wajib menguasai hawa nafsu supaya tidak liar dan tidak melakukan hal-hal yang memalukan. Kalau toh kita sudah ngerem hawa nafsu dan masih saja datang ujian hidup ? seperti Ayub ? bersyukurlah sebab Allah bermaksud menguji iman Anda supaya semakin cemerlang di hadapan-Nya.
Kekhawatiran ? secara khusus Tuhan mengajarkan agar kita tidak khawatir dengan masalah kehidupan kita (Mat. 6:25-34). Anda sebenarnya tidak perlu memohon sampai meneteskan darah untuk kebutuhan sehari-hari Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah bersyukur dan percaya bahwa janji-Nya pasti digenapi.
Kekayaan ? uang merupakan akar dari segala kejahatan (1 Tim. 6:10). Orang percaya yang hidupnya terfokus pada uang akan mudah jatuh, sebab hatinya tidak lagi dipenuhi dengan Kristus. Belajarlah untuk mencukupkan diri dengan pemberian Tuhan dalam hidup Anda.
Kenikmatan hidup ? kata “kenikmatan” sendiri dalam bahasa aslinya berarti “hawa nafsu”. Ini adalah jenis orang Kristen yang masih senang berkubang di dalam dosa. Mereka tidak peduli dengan pekerjaan Allah maupun pelayanan.
Renungan:
Tuhan selalu mencari buah dalam hidup kita. Sebab bila tidak ada buah, Allah akan menghakimi kita. Jadi pastikan bahwa tidak ada faktor-faktor penghambat atau faktor-faktor yang dapat mencelakakan hidup kita.




Recent Comments