Kisah 22:30-23:11; Yesaya 12:2
“Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma” (Kisah 23:11).
Kalau Anda ingin tahu mengapa kita harus bangga kepada Tuhan, salah satu sebab adalah kesetiaan Allah dalam menyertai kita. “…..Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat. 28:20), bukanlah sekedar kalimat penghias lembaran Alkitab kita, tetapi bukti nyata bahwa Allah sungguh-sungguh memegang janji-Nya.
Kita tahu bahwa Paulus yang menghadapi aniaya mengalami tekanan yang luar biasa. Mungkin ia hampir putus asa, tetapi Yesus datang kepadanya dan memberikan kekuatan.
Salah satu tokoh yang gigih adalah Chrysostom (347-407), salah seorang bapa gereja. Ketika ia berdiri di hadapan kaisar Romawi dia diancam akan dibuang dan diasingkan bila dia masih menjadi Kristen. Chrysostom menjawab, “Anda tidak akan bisa melakukannya, sebab dunia ini adalah rumah Bapaku.”
“Aku akan membunuhmu,” kata sang kaisar.
“Anda tidak bisa juga, sebab hidupku tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah.”
“Aku akan merampas harta yang kau miliki.”
“Anda tidak bisa melakukannya. Pertama, aku tidak punya apa-apa. Kedua, hartaku ada di surga dan hatiku ada di sana juga.”
“Aku akan menyingkirkan engkau supaya tidak ada teman yang mendampingimu.”
“Tidak, Anda tidak akan bisa juga. Sebab aku punya Sobat di surga yang tidak ada seorangpun yang dapat memisahkan kami. Tak ada cara apapun untuk bisa menyakitiku,” kata sang pahlawan iman ini.
Jawaban-jawaban Chrysostom ini menunjukkan bahwa dia gigih dalam menghadapi kesengsaraan dan ancaman. Dan kita tahu juga Allah memberikan kekuatan kepadanya untuk melalui masa-masa sukar itu.
Saudara, mungkin Anda tidak menghadapi ancaman karena nama Tuhan, tetapi Anda menghadapi penderitaan yang sepertinya Anda tidak kuat melaluinya. Ingatlah bahwa Allah itu setia memegang janjiNya. Ia akan berdiri di sisimu dan memberikan kekuatan kepadamu.
Renungan:
Kalau Anda mulai putus asa menghadapi tekanan hidup yang tak kunjung tiba, Yesus sanggup untuk menopang Anda. Bertobatlah dari dosa-dosa yang Anda lakukan supaya Allah lebih leluasa bekerja dalam hidup Anda.
Kalau orang Kristen tidak ditekan, kekuatan Allah tidak akan datang.
Tags: Allah itu, Mengapa kita, yang tidak ada

