“Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum.” Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua
Tuhan dapat melakukan apa saja untuk menolong bangsa
Mereka mengancam Musa agar mereka mendapatkan air. Dan Allah memberikan respons dengan muncratnya air dari gunung batu di Horeb setelah Musa memukulkan tongkatnya.
Mari kita baca pernyataan Paulus di dalam Perjanjian Baru, “dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus” (1 Kor. 10:4). Rasul Paulus menyebutkan bahwa batu karang itu adalah Kristus. Pelajaran rohani yang kita dapatkan adalah Kristus merupakan jawaban atas persoalan kita. Dia adalah jawaban atas kebutuhan kita. Ketika bangsa
Saudara, apapun kebutuhan Anda, Sang Batu Karang itu merupakan jawabannya. Anda bisa sebutkan apa saja segala kebutuhan Anda: kesehatan, keuangan, atau kebutuhan rumah tangga Anda, Allah sanggup memberikan jawabannya. Apa yang dianggap mustahil bagi manusia, tidak ada yang mustahil bagi Allah. Para cendikiawan dan penatua
Renungan:
Di dalam Kristus ada jawaban atas kebutuhan Anda. Sebagaimana gunung batu itu menjawab kebutuhan mereka akan air, begitu juga dengan jawaban Allah atas kebutuhan kita melalui Kristus, Batu Karang sejati. Bila Yesus adalah jawaban, untuk apa cari yang lain?

