Keluaran 11:1-10; Ibrani 10:26, 27
“Berkatalah Musa: “Beginilah firman TUHAN: Pada waktu tengah malam Aku akan berjalan dari tengah-tengah Mesir. Maka tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir akan mati…..” (Keluaran 11:4, 5).
Pada abad 18, Archibald Boyle adalah pemimpin asosiasi kelompok yang jahat dan liar yang dikenal dengan “The Hell Club” (Klub Neraka) di Glasgow, Skotlandia. Malam itu setelah pesta pora pada perayaan tahunan, Boyle bermimpi pulang ke rumah dengan menunggangi kuda hitam. Di tengah perjalanan itu seseorang merebut tali kekangnya dan berkata, “Kau harus ikut aku.” Ketika Boyle berusaha merebut tali kekang itu ia terjatuh ke bawah dalam kecepatan yang semakin tinggi. “Kemana kau akan bawa aku?” Suara yang dingin berkata, “Ke neraka!”
Ketika masuk ke dalam neraka, Boyle melihat orang-orang yang mengejar kesenangan sepertinya. Ada seorang wanita yang ia kenal sedang bermain game yang vulgar, favoritnya. Boyle bersantai sambil berpikir bahwa neraka pastilah tempat yang menyenangkan. Ketika ia meminta wanita itu untuk bersantai dulu, ia menyeringai, “Di neraka tidak ada istirahat.” Ia menyingkapkan jubahnya dan tampaklah seekor ular menggeliat di pinggangnya. Dan yang lainnya juga menunjukkan penderitaan dalam bentuk yang berlainan. “Keluarkan aku dari sini!” teriak Boyle. Suara itu berkata, “Pergilah! Tetapi dalam setahun kita tak akan terpisahkan lagi.”
Sejak saat itu Boyle didera ketakutan, namun ia terpaksa hadir dalam pertemuan-pertemuan klub itu atas desakan teman-temannya. Tepat setahun kemudian setelah menghadiri pertemuan tahunan tersebut Boyle ditemukan tergeletak tewas di tengah perjalanan pulang ke rumahnya. Mimpi yang menjadi kenyataan!
Neraka itu nyata dan penghakiman Allah itu fakta. Di tengah-tengah bangsa Mesir, Allah melangkahkan kaki-Nya, bukan untuk mendatangkan berkat ataupun kebangunan rohani, tetapi penghakiman – seluruh anak sulung orang Mesir sampai anak sulung binatang mati.
Saudara, apabila Allah melangkahkan kaki-Nya di tengah-tengah Anda, pastikan bahwa Dia tidak datang dalam penghakiman. Pastikanlah bahwa Anda telah dibenarkan oleh darah Yesus. Sebab kalau tidak, Anda akan menyesal selama-lamanya. Banyak orang yang menyia-nyiakan kasih karunia Allah. Kesabaran Allah dianggap remeh. Salib Kristus dihinakan dan tidak dihormati. Akibatnya adalah kematian.
Renungan:
Bukan zamannya kita bermain-main dengan keselamatan. Sebab penghakiman Allah itu tidak akan dapat dihindarkan oleh mereka yang menolak salib Kristus.
Yesus adalah yang terbaik dari Allah; siapa menolak yang terbaik akan menerima akibat yang terburuk.
Tags: dan penghakiman, tidak ada, telah di, Yesus adalah, di tengah perjalanan, Anda telah

