0

Malaikat Menyembah Yesus

Posted on Jan 12 , 2008 in Renungan

“Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia” (Ibrani 1:6).

Akhir-akhir masyarakat kita cenderung menyukai cerita-cerita yang berbau mistis. Stasiun-stasiun televisi swasta berlomba-lomba mengemas kisah-kisah mistis, yang pada intinya sama: mencoba membuka tabir dunia roh. Kisah misteri identik dengan karakter-karakter yang menyeramkan dan identik dengan setan dan iblis. Apakah gambaran setan seperti yang diperlihatkan di televisi itu? Bisa ya bisa tidak, tergantung Anda percaya ataukah tidak. Kalau televisi mengumbar dunia roh, tak ada satu pun yang pernah mengungkapkan mengenai malaikat (atau pernah???).

Makhluk yang satu ini amat dikenal dalam dunia kekristenan, sebab mereka berkali-kali berperan dalam berbagai peristiwa penting di Alkitab, misalnya pemberitaan mengenai kedatangan Mesias yang disampaikan melalui seorang malaikat bernama Gabriel (Luk. 1:19, 26). Dalam Perjanjian Lama kita membaca bagaimana Elisa bersama bujangnya yang terkepung oleh pasukan Aram, dan bujangnya itu menjadi ketakutan. Lalu Elisa berdoa supaya mata bujangnya melihat bahwa di sekeliling gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi (itu adalah pasukan malaikat Allah). Saudara, Bapa memerintahkan kepada Yesus supaya semua malaikat menyembah Yesus.

Makhluk yang hebat dan perkasa itu menyembah Yesus? Ya! Sebab Yesus lebih perkasa dari mereka, dan Yesus adalah Anak Tunggal Bapa. Ada beberapa poin yang menunjukkan keunggulan Yesus dari malaikat:

Pertama, hubungan antara Yesus dan Bapa merupakan hubungan Bapa dan Anak. Meskipun malaikat disebut juga “anak-anak Allah” (Ayb. 38:7) dan orang Kristen juga disebutkan dengan “anak-anak Allah”, namun gelar Anak di sini lebih menunjukkan kepada kuasa yang didelegasikan – kuasa untuk menguasai seluruh alam semesta.

Kedua, superioritas Yesus jelas melebihi malaikat, sebab malaikat sendiri harus menyembah-Nya.

Ketiga, Dia sama dengan Allah dan setara dengan Allah (Yoh. 5:18).

Keempat, Yesus duduk di sebelah kanan Bapa (Ibr. 1:3).

Renungan:

Kalau malaikat sendiri suda sedemikian hebat dan perkasa, apalagi yang disembah oleh para malaikat ini? Jadi suatu anugerah yang amat besar bila kita bisa menyembah Yesus, Anak Allah yang hidup itu. Bila Yesus disejajarkan dengan Allah, adakah yang menyamai apalagi melebihi Dia?

Tags: , , , ,

Leave a Reply