0

MALAM YANG DIPILIH

Posted on Jun 28 , 2010 in Renungan

Keluaran 12:29-42; 2 Korintus 3:17

“Malam itulah malam berjaga-jaga bagi TUHAN, untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Dan itulah juga malam berjaga-jaga bagi semua orang Israel, turun-temurun, untuk kemuliaan Tuhan” (Keluaran 12:42).

Bangsa Indonesia dimerdekakan dari penjajahan setelah kurang lebih 350 tahun dijajah. Tujuh belas Agustus menjadi hari klimaks sekaligus membahagiakan bagi seluruh rakyat Indonesia, sebab hari itulah, tepatnya 17 Agustus 1945, diproklamirkan kemerdekaan bangsa ini. Tentunya inilah berita yang paling menggembirakan bagi seluruh bangsa ini.
Jauh sebelum itu rakyat Israel juga mengalami hal yang sama. Mereka dimerdekakan oleh Allah melalui perkara supranatural dan pertunjukkan kuasa Allah. Mereka dituntun dan dibawa ke tanah yang melimpah dengan susu dan madu. Dan Alkitab berkata dalam ayat yang sama dari terjemahan The Living Bible, “Malam itu dipilih oleh Tuhan untuk membawa umat-Nya keluar dari tanah Mesir; jadi malam yang sama itu pula dipilih sebagai tanggal perayaan tahunan akan pembebasan Allah.”
Ternyata selama ini Allah tidak tinggal diam. Dia menentukan hari dan malam yang tepat untuk bertindak. Dan malam itu dipilih oleh Allah untuk menyatakan kasih-Nya kepada umat Israel.
Ketika kita berada dalam ikatan dan perbudakan, Yesus datang dalam waktu yang tepat. Dia berkorban supaya kita diselamatkan. Tetapi Nyatanya sampai saat ini kita merasa masih saja diikat, entah itu oleh penyakit, pikiran lama, ataupun kebiasaan yang buruk. Kita seperti berada dalam pasungan yang kita sendiri tidak tahu kapan berakhirnya. Kebenaran yang harus kita tangkap dari cerita ini adalah Allah menyiapkan waktu yang tepat untuk menyelamatkan kita. Dia mendengar saat kita berseru-seru kepada-Nya. Dan lihatlah alasan Allah menyelamatkan Israel, “Dan TUHAN berfirman: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka” (Keluaran 3:7). Pada saat kita berseru, maka Allah akan bertindak dan menyatakan kuasa-Nya. Siapkah Anda berseru kepada-Nya?

Renungan:
Saya tahu kalau Anda hidup di negara yang tidak dijajah lagi. Kemerdekaan telah dimiliki oleh bangsa kita, tetapi siapa tahu Anda sedang berada dalam penjajahan penyakit, persoalan, masalah, dsb? Berserulah kepada Allah supaya Ia mendengarkan seruan Anda dan memilih malam yang tepat untuk menyelamatkan Anda.

Kemerdekaan adalah hak setiap orang, tetapi hanya orang yang mengerti akan kebenaran yang memilikinya.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply