0

Orang Kaya Yang Bertobat

Posted on Jan 06 , 2008 in Renungan

“Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari Timotius saudara kita, kepada Filemon yang kekasih, teman sekerja kami” (Filemon 1:1)

Menurut referensi yang saya baca, Filemon adalah orang percaya dari Kolose yang bertobat melalui penginjilan Paulus. Dia adalah seorang yang kaya dan pemilik dari beberapa budak, dan salah satunya adalah Onesimus.

Secara pribadi saya mengangkat topi bagi rekan-rekan yang mau mengikut Kristus meskipun kesibukannya banyak menyita waktu. Dan kita tahu bahwa tidak sedikit orangorang kaya yang mau menjadi pengikut Kristus. Hati mereka mulai terbuka kepada Injil. Dan yang terpenting mereka menyadari bahwa mereka membutuhkan Juru Selamat. Sebagian dari antara mereka berhasil menjadi orang kaya yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Mereka memakai kekayaannya untuk mempermuliakan Kristus. Dan memang itulah yang Tuhan kehendaki, sebab dengan melakukan hal demikian mereka menyimpan harta yang kekal di dalam Kerajaan Surga. Tetapi yang amat disedihkan, tidak sedikit juga yang akhirnya kandas di tengah jalan.

? Beberapa jam lalu (saat artikel ini ditulis) saya berbincang-bincang dengan salah seorang teman. Ia bekerja pada seorang bos yang dulunya seorang Kristen yang taat. Bahkan salah satu gudangnya saat itu dipakai untuk ibadah. Betapa indahnya……! Tetapi kini semuanya tinggal kenangan dan cerita, sebab ia kini menjadi domba yang hilang. Penyebabnya ternyata cuma satu: kecewa dengan orang-orang Kristen yang menjadi rekannya saat itu.

Teman saya tidak memberikan informasi yang cukup mengenai alasannya, kecuali karena ‘kecewa’ itu, tetapi hal ini cukup memberikan kesimpulan kepada saya bahwa menjadi murid Tuhan sampai akhir ternyata bukanlah hal yang mudah. Tantangan, rintangan, dan berbagai aral lainnya dapat menjadi batu sandungan bagi mereka. Tuhan mencintai semua orang dari berbagai lapisan masyarakat. Ia menyambut dengan tangan terbuka siapa saja yang mau datang kepada-Nya, termasuk orang-orang kaya. Karena itu kita harus belajar menatap Yesus sungguh-sungguh dan jangan pandangan manusia. Jangan pula terlalu “mendewakan” pendeta atau penginjil tertentu, sebab suatu saat mereka akan kecewa.

Renungan:

Orang kaya yang sungguh-sungguh bertobat merupakan aset yang amat berharga bagi Kerajaan Allah, sebab hartanya dapat digunakan untuk memperlebar Kerajaan-Nya. Tuhan tidak mata duitan (kalau hamba-Nya mungkin). Kalau Anda pelit, Tuhan dapat memakai anak-anak-Nya yang lain.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply