0

Perwira Yang Saleh

Posted on Mar 07 , 2008 in Renungan

“Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: “Ia layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami” (Lukas 7:4, 5).

Perwira Romawi dalam kisah ini membawahi kurang lebih 100 tentara. Tetapi perwira non-Yahudi ini sangat disukai oleh orang Yahudi. Sebab dia mencintai bangsa Yahudi, lagi pula ia turut membangun rumah ibadat bangsa Yahudi. Dua poin penting yang dapat menjadi teladan bagi kita, selain imannya, adalah:

Pertama, perwira ini mencintai bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi tidak dapat dilepaskan dari kekristenan. Secara khusus Rasul Paulus berbicara tentang “jasa” bangsa Yahudi menurunkan Mesias dan menjadikan bangsa-bangsa lain menjadi umat kesayangan Allah (Rm. 9-11). Kegagalan menjadi umat Allah memang membawa “hikmah” bagi kita. Tapi bukan berarti Allah mempermainkan bangsa Yahudi supaya ia tersandung. Sebab Allah dapat memakai kegagalan untuk menyempurnakan rencana-Nya.

Apakah Allah telah melupakan bangsa Israel? Sama sekali tidak! Allah peduli dengan bangsa ini. Bahkan pada akhir zaman bangsa ini akan memegang peranan penting.

Firman-Nya yang pernah diucapkan, “Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat” (Kej. 12:3), berlaku hingga kini. Jadi kita wajib memberkati dan berdoa bagi bangsa ini bila kita ingin diberkati Allah. Daud menyerukan, “Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem …..” (Mzm. 122:6).

Kedua, perwira ini menanggung pembangunan rumah ibadat.Perwira ini bukanlah penganut Taurat, tetapi ia rela mengorbankan hartanya untuk pembangunan rumah ibadat. Ia seorang yang dermawan.

Saudara, gereja tempat Anda berjemaat membutuhkan dana juga mungkin untuk perluasan gereja, mengutus para pengerja ke ladang misi, membangun panti asuhan, dan berbagai proyek lainnya. Ya, memberitakan Injil memang membutuhkan uang. Dan Anda dipanggil untuk mengorbankan harta Anda untuk ini.

Renungan:

Perwira non-Yahudi merupakan teladan bagi kita. Imannya, kasihnya terhadap bangsa Yahudi, dan kemurahan hatinya merupakan contoh untuk kita ikuti. Kita percaya, jika Anda melakukannya Anda akan diberkati. Berdoalah bagi bangsa Yahudi, setidak-tidaknya untuk membalas “jasanya”.

Tags: , ,

Leave a Reply