0

Tidak Mengubah Fakta

Posted on Feb 29 , 2008 in Renungan

“Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia” (Yohanes 19:1).

Anda harus memberikan penghargaan kepada Pilatus, sebab ia mencoba membebaskan Yesus. Tercatat empat kali ia mencoba membebaskan Yesus: 1. Ketika ia mencoba mengirim Yesus kembali kepada pemimpin Yahudi; 2. Ketika ia mencoba mengirim-Nya kepada Herodes; 3. Ketika ia menawarkan untuk membebaskan antara Yesus dengan Barabas; 4. Ketika ia mencuci tangannya sebagai tanda bahwa ia tidak ikut mencampuri urusan ini.

Meskipun demikian, Pilatus sudah menandatangi kematian bagi Anak Allah. Semua alasan dan usaha yang dilakukan untuk membebaskan Anak Allah tidak mengubah FAKTA bahwa dia ikut bertanggung jawab atas penyaliban Anak Allah. Mengapa? Sebab pada akhirnya ia takut dengan ancaman orang-orang Yahudi yang menyebut-nyebut nama kaisar bila ia membebaskan Dia (Yoh. 19:12, 13). Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada orang-orang Yahudi untuk diadili sendiri (ay. 16).

Mungkin ia merasa sedikit bersalah. Mungkin ia sedikit menyesal. Mungkin ia kasihan dengan orang yang namanya Yesus itu. Tetapi, sekali lagi, itu tidak mengubah keadaan bahwa Yesus tetap saja disalibkan.

Saudara, betapa seringnya kita melakukan hal seperti Pilatus. Melakukan perbuatan yang kita coba merasionalkan dengan pikiran kita dan membenarkan tindakan kita. Mungkin kita ingat, ketika kita:

· Cepat memaklumi karakter kita yang buruk.

· Memahami ketidakhadiran kita pada ibadah hari Minggu.

· Mencoba beralasan mengapa kita tidak mau bersaksi.

. Mencoba membenarkan mengapa kita harus terlibat selingkuh.

· Menjelaskan mengapa kita tidak menolong orang lain.

Pilatus mengingatkan kita bahwa alasan-alasan itu tidak dapat diterima. Kita harus bertanggung jawab terhadap setiap tindakan kita. Lakukan tindakan yang memakai firman Tuhan sebagai standar hidup Anda, bukan standar Anda.

Renungan:

Dalam kitab Wahyu, Yesus menegur jemaat di Laodikia, “Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Why. 3:16). Inilah yang disebut dengan Kristen tanggung! Jadilah orang Kristen yang selalu membara bagi Allah.

Tags: , , ,

Leave a Reply