0

Tipu Muslihat

Posted on Nov 29 , 2007 in Renungan

“Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap dan membunuh Yesus dengan tipu muslihat” (Markus 14:1).

Suatu saat Norman “Kid” Mc Coy, seorang juara tinju dunia kelas welter pada tahun 1896, melawan petinju yang ia ketahui seorang tuna rungu (tuli). Mengetahui hal ini McCoy tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengambil keuntungan. Mendekati berakhirnya ronde ketiga, McCoy tiba-tiba mundur ke belakang dan memberi isyarat kepada lawannya bahwa ronde ketiga telah berakhir.

Oh, terima kasih, “kata lawan McCoy, “Anda sangat baik.” Sebenarnya bel masih belum berbunyi. Begitu lawannya menurunkan tangannya, McCoy segera memukulnya dan meng-KO dia!

Sah-sah saja kemenangan McCoy, tetapi ia meraih kemenangan dengan mengambil keuntungan dari kecacatan lawannya. McCoy menang dengan tipu muslihat.

Saudara, Alkitab menyatakan bahwa imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat penuh dengan tipu muslihat. Apa sebenarnya tipu muslihat itu?

Dolos yang diterjemahkan tipu muslihat dapat berarti menipu, akal bulus, atau kebohongan. Arti utamanya adalah sebuah pancing (a bait). Anda pernah memancing? Apa yang Anda taruh di kail Anda itu merupakan umpan supaya ikan menggigit dan akhirnya Anda akan menarik ikannya.

Salah satu ciri manusia duniawi adalah penuh dengan tipu muslihat (Rm. 1:29). Petrus memberi nasihat, “Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah” (1 Pet. 2:1).

Secara sederhana, tipu muslihat dapat dijabarkan: memperdayai orang lain untuk meraih keuntungan. Prinsip ini dipegang oleh manusia duniawi agar mereka dapat meraih apa saja yang mereka inginkan meskipun harus mengorbankan orang lain. Orang seperti ini pasti tidak memiliki kasih. Apa yang ada dibenaknya hanyalah mencari keuntungan bagi diri sendiri.

Sekarang lagi musim di kalangan anak Tuhan mencari mitra bisnis dari kalangan Anak Tuhan sendiri. Mereka pikir semua anak-anak Tuhan adalah domba yang lembut, eh kenyataannya mereka adalah serigala-serigala buas yang berbulu domba. Jutaan bahkan milyaran rupiah melayang begitu saja. Karena itu waspadalah dalam mencari mitra bisnis.

Saudara, jauhkan rencana Anda untuk melakukan tipu muslihat. Buang semua kotoran ini dari hati Anda. Kalau tidak, Allah akan datang untuk menghakimi Anda.

Renungan:

Jangan mencari keuntungan dengan cara merugikan orang lain. Anda akan dicap sebagai orang yang penuh dengan tipu muslihat. Boleh saja Anda merencanakan sesuatu untuk mengembangkan bisnis Anda atau apa saja, namun lakukan dengan hati yang tulus. Bila Anda penuh dengan tipu muslihat, Allah akan berbalik menjadi lawan Anda. Dalam kasih tidak ada tipu muslihat

Tags: , , , , ,

Leave a Reply