Keluaran 10:21-29; Yohanes 12:46
“Tidak ada orang yang dapat melihat temannya, juga tidak ada orang yang dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari; tetapi pada semua orang Israel ada terang di tempat kediamannya” (Keluaran 10:23).
Suatu ketika beberapa kota besar di Amerika Serikat dan Kanada mengalami padam listrik tepatnya pada tanggal 14 Agustus beberapa tahun yang lalu. Hal yang sebenarnya biasa terjadi di negara kita ini ternyata menimbulkan kepanikan yang luar biasa. Banyak orang terjebak di dalam lift dan kereta api bawah tanah. Apalagi saat itu musim panas sedang melanda semakin menambah sengsara, sebab pendingin ruangan (AC) tidak berfungsi. Akibatnya, banyak orang pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Kesibukan semakin terlihat, ketika paramedis dengan mengendarai ambulans berusaha mengevakuasi mereka yang kepanasan dan pingsan ke rumah sakit terdekat. Bagi mereka itu merupakan bencana besar. Sebab diperkirakan juga akibat padamnya listrik itu mereka mengalami kerugian jutaan dolar.
Bencana yang paling parah akibat tidak adanya penerangan adalah di Mesir. Sebab tulah yang dikirimkan kepada orang Mesir adalah gelap gulita. Alkitab menyebutkan mereka mengalami kegelapan selama 3 hari. Apakah mereka tidak menyalakan pelita atau obor? Anehnya tidak ada satupun alat bantu penerangan yang bekerja. Secara ajaib semua alat penerangan tidak dapat digunakan. Bisa Anda bayangkan bagaimana sengsaranya mereka mengalami kegelapan seperti itu. Tetapi di Israel ada terang. Tulah itu tidak mendatangi kemah-kemah orang Israel. Mereka bersukacita sambil diterangi oleh pelita dan alat penerangan lainnya.
Tidak ada hidup yang lebih sengsara kecuali hidup di dalam kegelapan. Saya tidak berbicara mengenai kegelapan secara fisik, tetapi kegelapan rohani. Yesus berkata, “…… Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai TERANG HIDUP” (Yohanes 8:12). Mereka yang mengikut Kristus saja yang akan mempunyai terang hidup. Di luar Yesus tidak ada terang. Di luar Yesus yang ada hanyalah kegelapan. Yesus juga berkata, “Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya SETIAP ORANG YANG PERCAYA kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan” (Yohanes 12:46). Haleluya! Kita sedang berjalan di dalam terang. Karena itu kita mempunyai arah dan tujuan yang pasti. Kita mempunyai pengharapan yang tidak akan pernah pudar.
Renungan:
Dunia semakin gelap. Orang-orang berjalan dalam kegelapan dan mereka tidak tahu ke mana mereka melangkah. Anda dan saya wajib memberitahukan mengenai Terang itu, sebab kita tahu bahwa hanya Yesus saja terang dunia.
Manusia yang berjalan di dalam kegelapan rohani sedang berada dalam bencana yang paling hebat.
Tags: sebab kita, Bisa Anda bayangkan, ada orang yang, akan juga, itu tidak

