Ringkasan Kotbah: Pdt. Barnabas Ong
Tanggal: 13 July 2008
Kematian Kristus di kayu salib adalah sempurna dan kita perlu berjalan menuju kesempurnaan seperti Kristus. Dengan kematianNya, Kristus telah menebus kita dan secara kualitas kita sempurna; akan tetapi kita juga harus bertumbuh menjadi sempurna secara kualitas (ada pertumbuhan rohani). Kita ditebus oleh Kristus untuk menjadi baitNya yang hidup dan untuk terus bertumbuh kita perlu dialiri oleh Roh Kudus secara terus-menerus.
Ada empat tahapan dalam pertumbuhan kita sebagai orang Kristen:
- Orang Kristen yang hanya ikut-ikutan (Yeh 47:3 “…air dalamnya sampai di pergelangan kaki”)
Pada tahap ini kita hanya suka ikut-ikutan dalam berbagai kegiatan yang diadakan oleh gereja akan tetapi belum memiliki dasar iman yang benar.
- Orang Kristen yang mulai suka berdoa (Yeh 47:4a “…air sekarang sudah sampai di lutut”)
Pada tahap ini kita mulai suka untuk berdoa, dan doa yang dinaikkan dalam nama Tuhan Yesus akan menjadi sempurna. Tuhan mengerti isi hati kita. Doa harus menjadi bagian dari hidup kita, karena tanpa kuasa doa kita tidak akan bisa melayani dengan baik.
- Orang Kristen yang mulai melayani (Yeh 47:4b “…air sekarang sudah sampai di pinggang”)
Pada tahap ini kita mulai melayani. Dan untuk melayani kita harus kuat dalam mendengar firman Tuhan terlebih dahulu. Mendengar firman dengan baik untuk kemudian melayani.
- Orang Kristen yang mengalir dan mengalur (Yeh 47:5b “…sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang”)
Pada tahap ini kita sudah mengikut Kristus dengan sepenuh hati tanpa ada lagi keraguan di dalam hati.
Dengan mengikut Kristus sepenuh hati, kita akan melihat berkat-berkatNya atas kita yang tiada hentinya. Ketika kita mengalir dan mengalur bersama Kristus, maka Kristus sendiri yang akan membuat kita berkembang dan bertumbuh untuk bisa menjadi berkat bagi sekeliling kita.
Tuhan memberkati.
Tags: hidup kita, akan tetapi kita, yang mulai, nama tuhan, sepenuh hati, kita sebagai orang, kita sebagai

