Ringkasan Kotbah : Pdp. Firmanto
Tanggal : 13 April 2008
Mengapa kita sebagai anak Tuhan tidak boleh kuatir?
1. Tuhan telah memberikan sesuatu yang paling berharga (Lukas 12: 23).
Bapa telah memberikan AnakNya yang Tunggal Yesus Kristus untuk menebus dosa kita semua. Tuhan Yesus telah mengalami penderitaan baik secara fisik maupun psikis untuk menggantikan penderitaan kita semua yang percaya padanya.
2. Kita berharga dimata Tuhan (Lukas 12: 24).
Sedemikian berharganya kita sampai-sampai Tuhan merelakan AnakNya yang tunggal untuk menebus kita. Kita semua masing-masing adalah unik dan berharga di mata Tuhan (Mazmur 139: 13-16). Tidak seseorang yang sama dengan orang lain, sampai-sampai sidik jari kitapun tidak ada yg menyamai bahkan dari sejak dunia ada, sekarang dan sampai selama-lamanya.
3. Kekuatiran tidak bisa mengubah hidup kita (Lukas 12: 25).
Kekuatiran tidak ada gunanya dan tidak menghasilkan apa-apa yang baik, bahkan kekuatiran dapat memberikan akibat buruk bagi kita. Banyak orang mengalami penderitaan karena kekuatiran, kekuatiran mengakibat orang strees, bahkan sampai ada yang sakit jiwa dan sakit jasmani.
4. Tuhan bertanggung jawab atas hidup kita (Lukas 12:29).
Pemeliharaan Tuhan ada pada hidup kita semua sebagai orang percaya. Sebagai anak-anaknya tidak akan dibiarkannya kita terlantar. Dialah yang akan mencukupi kita semua sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.
Oleh karena itu janganlah kita kuatir lagi atas segala permasalahan hidup kita. Marilah kita serahkan segala kekutiran kita sepenuhnya kepada Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati.




November 4th, 2009 at 7:02 pm
Saya bayu, umur 26 tahun....diusia saya saat ini, saya mempunyai keuatiran yang begitu besar.saya takut kapan saya akan nikah, kapan kerjaanku menjadi lebih baik, dan kapan saya bisa membantu orang tua secara layak....semua ini menjadi kekuatiran yang terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman dalam diriku sendiri..Namun setelah, melihat, membaca dan merenungkan ayat2 diatas, aku sadar bahwa kekuatiranku timbul karena kekurangpasrahanku.Bagaimana sih caranya agar aku bisa bepasrah diri secara total?ato gimana caranya agar aku bisa berserah....?