Ringkasan Kotbah Ev. Geof Glover
Tanggal 23 November 2008
Ayat bacaan Yohanes 21: 1-19
Cerita dalam ayat bacaan di atas terjadi beberapa hari setelah Tuhan Yesus bangkit dari kematian. Ketika Yesus mati di kayu salib, murid-muridNya kebingungan dan putus asa karena mereka tidak tahu harus berbuat apa karena tiga setengah tahun terakhir mereka selalu bersama Yesus. Yesus selalu memimpin dan member petunjuk pada mereka. Maka setelah Yesus mati di kayu salib, para murid kembali pada pekerjaan yang mereka tahu yaitu menjadi nelayan. Tetapi menjadi nelayan pun mereka sudah tidak mampu karena mereka tidak mendapat hasil tangkapan.
Tuhan Yesus tidak marah atau menegur murid-murid yang tidak melakukan perintahNya, tetapi Ia malah menyiapkan makan pagi bagi mereka. Selain itu Yesus juga tidak mengingatkan para murid apa yang telah mereka perbuat. Yesus ingin menunjukkan bahwa apapun yang murid-murid lakukan, Ia tetap mengasihi mereka. Hal yang sama juga Yesus tunjukkan kepada kita. Yesus menunjukkan bahwa kita tidak bisa membeli atau mendapatkan kasih Tuhan karena Ia sudah memberikannya kepada kita (Efesus 2: 8-9). Selain itu kita juga tidak bisa memutuskan atau menghentikan kasih Yesus atas kita (Roma 8:35-39).
Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu bagi kita, walaupun kita berpikir dan merasa dosa yang telah kita lakukan dimasa lalu akan menjadi penghalang. Tuhan sanggup memulihkan kita dan menerima kita. Ia mencintai kita.
Marilah kita berhenti berusaha untuk mendapatkan kasih Tuhan karena kita akan selalu gagal. Kita bisa datang setiap saat untuk meminta pertolongan Tuhan karena Ia peduli atas kebutuhan kita. Amin.
Tuhan memberkati.
Tags: Dosa yang, tidak mampu, karena kita

