Ringkasan Kotbah Pdt. Agus Gunawan
Tanggal 2 November 2008
Ayat bacaan Matius 6: 25-34
Ayat bacaan diatas mengajarkan kepada kita agar tidak kuatir, karena kuatir itu tidak normal. Kuatir adalah perasaan yang berbahaya dan membuat kebanyakan orang takut, terutama saat sekarang ini dimana dunia sedang mengalami krisis ekonomi.
Dalam kotbah di bukit, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk tidak kuatir. Ada empat alasan kenapa kita tidak boleh kuatir:
1. Rasa kuatir itu Tidak Sehat
Tubuh jasmani kita diciptakan untuk tidak kuatir. Ketika kita kuatir tubuh kita memberontak dengan sakit perut, kepala pusing, tegang dan lain sebagainya. Ini menandakan bahwa rasa kuatir adalah sumber penyakit.
2. Rasa kuatir itu Tidak Masuk Akal
Rasa kuatir membesar-besarkan persoalan dan tidak bias merubah apapun dalam kehidupan kita. Kuatir itu seperti kabut yang dapat menutupi tujuh blok, tetapi ketika kabut itu dipadatkan hanya memenuhi satu gelas.
3. Rasa kuatir itu Tidak Membantu
Rasa kuatir tidak akan membantu hidup kita. Kuatir hanya merepotkan dan mengganggu hidup kita. Jangan pakai waktu untuk kuatir, tapi pakailah untuk berdoa.
4. Rasa kuatir itu Tidak Taat/ Percaya
Ketika ada rasa kuatir di dalam hati kita, itu menunjukkan bahwa tidak ada iman di dalam kita.
Ada dua hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi rasa kuatir:
1. Percaya Tuhan cinta kita
Tuhan menebus dosa kita dengan darahnya dan dia sanggup serta mau untuk mengampuni kita setiap kali kita jatuh ke dalam dosa. Ini dilakukanNya karena kita adalah anakNya.
2. Cari Tuhan dalam doa kita
Ketika kita kuatir, maka nyatakannlah itu dalam doa-doa kita. Mintalah pertolongan dari Tuhan karena barang siapa yang meminta maka ia akan diberi.
Kita bisa merasa kuatir karena kita belajar menjadi kuatir. Tetapi kita bisa bebas dari rasa kuatir karena kita lahir tanpa rasa kuatir.
Tuhan memberkati.
Tags: kita untuk tidak, hal yang, dalam dosa, tidak boleh, ringkasan kotbah pdt, ia akan

