0

Yesus menyembuhkan wanita yang 18 tahun sakit (Lukas 13: 10-13)

Posted on May 09 , 2008 in Sermon

Ringkasan Kotbah : Pastor Josh Moyo
Tanggal : 04 May 2008

Kisah di bacaan menceritakan tentang kisah seorang wanita yang tidak di ketahui namanya, tetapi dia telah menderita sakit sampai bungkuk punggungnya selama delapan belas tahun.

Delapan belas tahun bukanlah waktu yang singkat, mungkin sampai-sampai penyakitnya ini telah menjadi bagian dari hidupnya. Tetapi walaupun dengan penyakitnya yang sedemikian rupa wanita ini tetap dengan setia datang ke kebaktian gereja tiap-tiap minggunya. Sehingga pada suatu kali ketika dia datang ke gereja seperti biasa dia dapat bertemu Tuhan Yesus dan beroleh berkat mujizat kesembuhan. Demikian dengan kita, biarlah kita semua dengan setia datang ke gereja tanpa absent. Karena kita tidak tau kapan harinya kita mendapat berkat di gereja. Jangan sampai pada hari kita absent itu, justru seharusnya hari itu juga kita mendapat berkat mujizat Tuhan.

Tuhan Yesus melihat wanita itu. Sinar pandangan mata mempunyai arti yang dalam, karena mata adalah cermin jiwa manusia, dari padangan mata manusia dapat di rasakan bagaimana perasaan orang tersebut. Bahkan pandangan manusia dapat juga mempengaruhi orang lain. Pandangan mata Tuhan Yesus adalah penuh kasih, penuh pengharapan, memberikan semangat yang baru.

Tuhan Yesus memanggil wanita itu. Tuhan Yesus mengenal pribadi kita masing-masing. Dia juga memanggil setiap dari kita, dan Dia tidak hanya memanggil kita sekedarnya, tetapi Dia mengenal dan memanggil nama kita masing-masing.

Tuhan Yesus meletakkan tangan-Nya atas wanita itu dan wanita itu menerima mujizat kesembuhan dari Tuhan. Ketika Tuhan menjamah hidup kita, maka hidup kita pun di perbaharui. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, di dalam Tuhan kita mempunyai harapan yang baru.

Marilah kita semua dengan setia datang ke gereja setiap minggu walaupun kita sedang menghadapi masalah apapun juga. Sehingga pada waktunya kita semua akan menerima berkat mujizat dari Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply