0

Yusuf

Posted on Jul 17 , 2009 in Sermon

Ringkasan Kotbah Pdm. Denni Arli
Tanggal 12 Juli 2009

Ayat bacaan Kejadian 41:15-16

Semakin kita bertambah dewasa dalam usia dan dalam Tuhan, maka tantangan yang kita hadapi juga akan semakin berat dan besar. Banyak kisah dalam Alkitab yang menguatkan kita ketika kita menghadapi tantangan, salah satunya adalah cerita tentang kehidupan Yusuf. Yusuf mengalami banyak tantangan dan pencobaan dalam hidupnya. Ia mampu bertahan karena ia memiliki hidup yang berfokus kepada Tuhan. Ada empat hal yang dapat kita pelajari dari Yusuf agar kita juga memiliki hidup yang berfokus kepada Tuhan:

1. Tuhanlah sumber pengetahuan kita
Dalam Kejadian 41:16 diceritakan Yusuf yang sebenarnya memiliki kesempatan untuk mendapatkan kemuliaan bagi dirinya sendiri, tetapi ia sepenuhnya sadar bahwa pengetahuannya dating dari Tuhan. Ketika kita berharap kepada Tuhan, seperti Yusuf, maka Tuhan sendiri yang akan memberikan kemampuan yang kita butuhkan tepat pada waktunya.

2. Yusuf tidak mencari identitas dari apa yang ia miliki atau kerjakan
Semasa hidupnya Yusuf pernah menjadi budak, hamba dan tahanan tetapi ia tidak melihat semuanya ini sebagai identitas dirinya. Yusuf tahu bahwa nilai dirinya bukan berasal dari apa yang dia kerjakan tetapi nilai dirinya berasal dari Tuhan. Hidup kekristenan bukan berasal dari kesuksesan, tetapi hidup kekristenan adalah tentang ketaatan kita kepada Tuhan. Yusuf tahu bahwa ketika ia menjadi budak atau ketika ia menjadi orang kedua setelah Firaun, bahwa Tuhan mengasihi dia.

3. Yusuf percaya Tuhan akan mengubah semuanya menjadi baik
Yusuf mengaku bahwa meskipun saudara-saudaranya memperlakukan dia dengan buruk, tetapi Tuhan sudah merencanakan yang terbaik untuk hidupnya.

4. Hidup menghargai orang lain
Ketika dalam penjara Yusuf berpesan kepada Juru Minuman agar ingat akan dia setelah Juru Minuman keluar dari penjara. Yusuf menghargai Juru Minuman tersebut dapat menolong dia. Yusuf tidak menyombongkan diri dan berkata bahwa Tuhan yang akan mengeluarkan dia dari penjara secara langsung. Yusuf menghargai orang-orang disekitarnya dapat dipakai Tuhan untuk membantu dia.

Hidup yang berfokus kepada Tuhan tidak membebaskan kita dari kesulitan, tetapi hidup yang berfokus kepada Tuhan akan memampukan kita menghadapi kesulitan. Tuhan akan memberikan anugerah-Nya cukup untuk kita melanjutkan perjalanan kita. Marilah kita hidup berfokus kepada Tuhan dan bukan kepada persoalan kita.

Tuhan memberkati

Tags: , , ,

Leave a Reply